Keluhan Umum Pasien Kanker Ovarium Stadium Awal

Meskipun tingkat kematian kanker ovarium hanya menempati angka 3% dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, namun angka tersebut merupakan tingkat kematian tertinggi pada kanker sistem reproduksi wanita. Lalu, keluhan apa saja yang sering dialami oleh pasien kanker ovarium stadium awal?

1. Vulva Dan Edema
Kanker ovarium dapat menimbulkan keluhan di bagian vulva dan edema. Hal ini disebabkan Karena pembuluh darah vena bagian panggul mengalami tekanan dari tumor, yang kemudian menghambat sirkulasi cairan tubuh, sehingga akumulasi cairan tubuh dapat menyebabkan edema lokal.

2. Rasa Tidak Nyaman di Bagian Perut
Dikarenakan berat tumor tersebut, pada saat motilitas gastrointestinal atau posisi tubuh berubah, tumor akan ikut bergerak bersamaan dengan panggul, sehingga pasien mengalami rasa tidak nyaman pada bagian ketiak dan perut.
Selain itu, para ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menunjukkan bahwa untuk menghindari rasa sakit pada perut, pasien harus segera menjalani pengobatan, jangan sampai menunda waktu pengobatan.

3. Periode Haid Mulai Berkurang Atau Berhenti
Para pasien kanker ovarium tanpa sadar banyak yang mengalami perubahan periode haid. Keluhan tersebut tidak cukup untuk mendeteksi kanker ovarium, namun ketika tumor semakin membesar, akan timbul disfungsi ovarium, sehingga periode haid pun berkurang atau bahkan berhenti. Para ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menunjukkan bahwa gangguan menstruasi pada wanita dewasa merupakan tanda awal dari disfungsi ovarium, disarankan untuk segera menjalani pemeriksaan secara detail.

4. Rasa Sakit Pada Bagian Pinggang dan Perut
Tumor atau kanker ovarium dapat menyebabkan rasa sakit dan kram pada bagian pinggang dan perut. Dengan menekan bagian pinggang dan perut, kaum wanita bisa menentukan normal tidaknya benjolan pada abdomen. Jika benjolan terasa keras, segeralah menjalani pemeriksaan secara medis.

5. Gejala Gastrointestinal
Bagi kaum wanita menopause yang menemukan rasa sakit di bagian usus atau lambung, dan obat-obatan tidak dapat meredakan rasa sakit tersebut, segeralah melakukan pemeriksaan ginekologi. Tumor atau kanker ovarium juga dapat menyebabkan gejala gastrointestinal.

6. Gangguan Hormon
Jenis patologis kanker ovarium sangatlah kompleks, kanker ovarium dapat menyebabkan tubuh mengalami sekresi secara berlebihan, baik berupa estrogen ataupun androgen. Oleh karena itu, pasien kanker ovarium sering mengalami pubertas prekoks, gangguan menstruasi, pendarahan vagina setelah menopause, bahkan terkadang muncul tanda-tanda kemaskulinan.

Tulisan ini dipublikasikan di Modern Cancer Hospital Guangzhou. Tandai permalink.